Selasa, 28 Januari 2014
Mengungkap Misteri Episode Red Mist Sponge Bob Square Pants
Sponge Bob Square pants. Siapa sih yang tidak kenal sama tokoh kartun yang satu ini...??? Dari penampilannya, tingkah lakunya, dan keceriaannya pasti kalian akan terhibur jika melihat video nya...
Tapi tahukah kalian, ternyata di salah satu episode Sponge bob menyimpan sebuah misteri yang benar-benar mengejutkan...???
"Red Mist" episode yang saya maksud. Konon Episode "Red Mist" ini, tidak
Minggu, 26 Januari 2014
Waspada ! Ada Malware Windows yang Infeksi Android
Begitu diungkap oleh perusahaan sekuriti Symantec yang menemukan malware Windows tersdebut. �Kami telah melihat malware Android yang mencoba menginfeksi sistem Windows sebelum ini, tulis Symantec dalam blog perusahaannya. �Yang menarik, kami baru-baru ini menemukan hal sebaliknya: ancaman Windows yang mencoba menginfeksi perangkat Android.�
Symantec mengatakan, biasanya sih malware Android yang mencoba menginfeksi sistem Windows. Malware yang disebut �Android.Claco� adalah contohnya. Ia mengunduh file PE jahat bersama file autorun.inf file dan menempatkannya dalam root directory kartu SD (Secure Digital). Jika perangkat mobile yang terjangkit itu dikoneksikan ke komputer dalam moda USB, dan jika fitur Autorun di komputer aktif, Windows otomatis akan mengeksekusi file PE yang jahat tersebut.
Namun, malware Windows yang baru ditemukan dan menginfeksi Android ini berawal dari sebuah Trojan bernama Trojan.Droidpak. Ia bekerja dengan memasukkan DLL (Trojan.Droidpak) yang jahat dan me-register-nya sebagai system service. Kemudian ia mem- parse file konfigurasi untuk mengunduh APK jahat di komputer yang sudah disusupinya.
Berikutnya, ia meng-instal Android Debug Bridge (ADB) command line tool dan menggunakan sebuah perintah untuk meng-instal APK yang jahat ke sebarang perangkat Android yang terhubung dengan komputer yang sudah disusupi tadi.
�Instalasi ini dilakukan berkali-kali untuk memastikan perangkat mobile terinfeksi saat dikoneksikan,� jelas Symantec. �Instalasi yang berhasil juga mengharuskan USB debugging Mode diaktifkan pada perangkat Android.�
�Namun, APK jahat it sebenarnya mencari aplikasi-aplikasi perbankan online Korea tertentu di perangkat yang disusupinya. Dan jika menemukannya, ia memberitahu parapengguna untuk menghapusnya dan akan meng-instal versi yang jahat,� tulis Symantec.
APK jahat ini adalah varian dari Android.Fakebank.B dan menyaru sebagai app dari Google Play store. Android.Fakebank.B juga mengintersepsi pesan SMS di perangkat yang sudah disusupinya.
Symantec menyarankan para pengguna untuk mematikan USB debugging pada perangkat Android ketika tidak dipakai. Ini agar pengguna tidak menjadi korban malware baru tersebut.
�Berhati-hatilah ketika mengoneksikan perangkat mobile ke komputer yang tidak bisa dipercaya [dan] pasang software sekuriti yang punya reputasi,� begitu pesan Symantec.
Sumber : PCplus
Cara Backup Data Jejaring Sosial
Sumber : PCplus
Hacker Ubah Mouse Jadi Kamera Digital
Jakarta, PCplus � Tidak heran kalau banyak orang bilang, langit adalah batas dari kreativitas. Franci Kapel, seorang hacker gadget membuktikan hal itu. Lewat kreatifitas dan pengetahuan elektronika yang digabungkan dengan kepiawaiannya membuat program berbasis web, pria ini mempu mengubah sebuah mouse optik menjadi kamera digital.
Franci pun berbagi hasil temuannya itu di situs pribadinya di Frenki.Net. Di situsnya itu Frenki menjelaskan dengan gamblang cara menyulap mouse menjadi kamera digital dengan bantuan board mikro kontroller Arduino yang memiliki prosesor berbasis ARM. Sekadar informasi, Arduino adalah sejenis proyek elektronika yang difokuskan untuk membangun komputer personal (PC) berukuran mini. Proyek serupa yang saat ini marak adalah RaspberryPi.
Lalu bagaimana Franci melakukannya. Pertama ia �mencangkok� data citra yang ditangkap oleh mouse optis. Menurutnya semua mouse optik dibekali sensor optis yang mampu merekam gambar dengan resolusi 15 x 15 piksel dalam format hitam putih. Data citra yang diolah oleh chip khusus ini bisa dialihkan ke port input/output di Arduino menggunakan kabel dan resistor 10 kilo ohm.
Data citra yang didapat Arduino kemudian diterjemahkan lewat web browser dengan bantuan kode Java Script. Hasilnya, dengan mengarahkan browser ke alamat IP Arduino maka citra yang �dilihat� oleh sensor mouse akan tampil di layar komputer.
Kamu pun bisa lho mencoba eksperimen ini. Semua yang kamu butuhkan bisa dilihat di http://frenki.net/2013/12/convert-optical-mouse-into-arduino-web-camera/ . Selamat mencoba!
Sumber : PCplus
Franci pun berbagi hasil temuannya itu di situs pribadinya di Frenki.Net. Di situsnya itu Frenki menjelaskan dengan gamblang cara menyulap mouse menjadi kamera digital dengan bantuan board mikro kontroller Arduino yang memiliki prosesor berbasis ARM. Sekadar informasi, Arduino adalah sejenis proyek elektronika yang difokuskan untuk membangun komputer personal (PC) berukuran mini. Proyek serupa yang saat ini marak adalah RaspberryPi.
Lalu bagaimana Franci melakukannya. Pertama ia �mencangkok� data citra yang ditangkap oleh mouse optis. Menurutnya semua mouse optik dibekali sensor optis yang mampu merekam gambar dengan resolusi 15 x 15 piksel dalam format hitam putih. Data citra yang diolah oleh chip khusus ini bisa dialihkan ke port input/output di Arduino menggunakan kabel dan resistor 10 kilo ohm.
Data citra yang didapat Arduino kemudian diterjemahkan lewat web browser dengan bantuan kode Java Script. Hasilnya, dengan mengarahkan browser ke alamat IP Arduino maka citra yang �dilihat� oleh sensor mouse akan tampil di layar komputer.
Kamu pun bisa lho mencoba eksperimen ini. Semua yang kamu butuhkan bisa dilihat di http://frenki.net/2013/12/convert-optical-mouse-into-arduino-web-camera/ . Selamat mencoba!
Sumber : PCplus
Bagaimana cara membuat Baterai Awet ?
Jika ada teknologi yang bisa hilang dan menyebabkan kesusahan di peradaban manusia, teknologi baterai Lithium-ion (Li-ion) mungkin salah satunya. Maklum, penggunaan baterai Li-ion sudah begitu merasuk kehidupan manusia. Mulai dari notebook, tablet, smartphone, sampai sejumlah baterai AA (bukan yang 1,2V maupun 1,5V) yang kita gunakan sesungguhnya menggunakan teknologi Li-ion.
Ada banyak informasi yang menyertai kepopuleran baterai Li-ion ini. Sayangnya, informasi itu sering kali bertentangan. Contohnya soal boleh tidaknya notebook yang kapasitas baterainya sudah penuh tetap terhubung ke listrik. Atau bolehkah menghabiskan kapasitas baterai sampai nol baru kemudian diisi ulang lagi. Padahal informasi itu penting karena berhubungan dengan umur baterai.
Btw, yang kami maksud �umur� di sini bukan berapa lama durasi baterai ketika tidak tercolok ke listrik ya, melainkan usia baterai sampai akhirnya rusak dan harus diganti. Umur baterai Li-ion biasanya dinyatakan dalam discharge/charge cycle alias seberapa banyak dia dipakai dan diisi ulang. Setiap kali kamu memakai dan mengisi ulangnya, secara teoritis, daya tahan atau umurnya akan berkurang.
Batas Tegangan
Untuk mengetahui mana yang benar mana yang salah, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu batasan tegangan yang umum digunakan oleh sebuah baterai Li-ion. Menurut penelitian Battery University yang bisa dilihat pada Gambar 1, baterai Li-ion (tepatnya berbagai sel penyimpan energi yang terdapat di dalamnya), punya batas atas tegangan pada 4,2V.
Setelah mencapai 4,2V, alat pengisi ulang (charger) seharusnya mematikan suplai daya. Baterainya sendiri seharusnya juga punya pengaman untuk memutus arus dari alat pengisi ulang jika voltase-nya mencapai 4,2V. Andai baterai Li-ion tersebut terus diisi ulang walau sudah 4,2V, kemungkinan baterai tersebut akan rusak atau bahkan mengakibatkan kebakaran.
Gambar 1 � Baterai Li-ion terisi penuh ketika arus pengisian turun ke tingkat yang telah ditentukan alias tegangan pada ujung tingkatan kedua, umumnya 4,2V. (Cadex)
Karena ada sistem pengaman di sisi charger maupun baterai, seharusnya tidak ada masalah dong ketika kita tetap menancapkan charger meski baterai sudah terisi penuh? Ternyata tidak. Kamu sebaiknya tetap mencabut charger tersebut dari perangkat kamu.
Kenapa? Pertama untuk jaga-jaga andaikata charger dan baterai Li-ion yang digunakan tidak mengimplementasikan pengaman. Alasan kedua, ketika didiamkan, baterai Li-ion tetap akan melepas sejumlah muatan listrik meski tidak dibebani (atau disebut self discharging). Jadi, sel pada baterai Li-ion tersebut akan turun tegangannya. Ketika tegangan di sel kurang dari 4,05V, sejumlah charger secara otomatis akan mengisi ulang baterai Li-ion bersangkutan sampai selnya mencapai 4,2V. Dengan kata lain, baterai akan terus mengalami pengisian ulang dalam jeda yang singkat sehingga mengurangi umur baterai.
Bagaimana dengan pembuangan muatan listrik atau pembuangan energi (discharge)? Baterai Li-ion juga tidak bisa melakukan pembuangan muatan listrik secara berlebihan. Umumnya batas bawah tegangan ini pada level sel adalah 3,0V. Tegangan yang terlampau rendah bisa membuat baterai Li-ion mengalami hubungan pendek sehingga berbahaya bila diisi ulang. Namun untungnya, fitur pengaman yang terpasang di baterai umumnya akan menidurkan baterai Li-ion bila mencapai tegangan 2,7V. Baterai Li-ion yang sudah ditidurkan ini, sayangnya tidak bisa diisi ulang menggunakan kebanyakan charger.
Kapan Melakukan Pengisian Ulang?
Lalu pada tingkat kandungan energi tersisa berapa yang tepat untuk melakukan pengisian ulang? Jika kamu ingin memperoleh nilai discharge/charge cycle yang optimal, berdasarkan penelitian yang dilakukan situs yang didirikan oleh Isidor Buchmann (penulis Batteries in a Portable World � A Handbook on Rechargeable Batteries for Non-Engineers), lakukan pengisian ulang ketika tingkat energi tersisa sudah mencapai 50%. Perbandingan antara pengisian ulang pada sejumlah tingkat kandungan energi tersisa terhadap nilai discharge/charge cycle bisa dilihat pada Gambar 2.Dari tabel di atas terlihat, nilai minimal DOD x Cycle terjadi jika baterai diisi ulang pada saat kapasitasnya terpakai 10% dan 100%. Artinya, jangan biasakan mengisi ulang menunggu baterai habis terlebih dahulu. Juga, jangan biasakan mengisi ulang baterai ketika baru terpakai sedikit. Selain itu, nilai discharge/charge cycle pun dipengaruhi oleh sejauh mana kamu melakukan isi ulang. Dari Gambar 3 bisa dilihat bahwa mengisi ulang baterai sebaiknya jangan sampai penuh.
Hal yang mirip juga berlaku untuk suhu: suhu yang tinggi mempercepat hilangnya energi yang tersimpan. Selengkapnya bisa dilihat pada Gambar 4.
Gambar 3 � Pengaruh tegangan pada tingkat sel terhadap jumlah discharge/charge cycle dan kapasitas. (Battery University)
Gambar 4 � Estimasi kapasitas yang bisa bertahan ketika menyimpan baterai Li-ion selama satu tahan pada sejumlah suhu. (Battery University)
Kalibrasi
Untuk mencegah indikator kandungan energi tersisa menjadi tidak akurat, tiga bulan sekali gunakan baterai Li-ion sampai kandungan energinya habis (dalam artian sampai batas bawah tegangan), lalu isi ulang sampai penuh (dalam artian sampai batas atas tegangan). Tujuannya agar alat yang bertugas melakukan pengukuran bisa melakukan kalibrasi.
Jika frekuensi discharge/charge cycle kamu tinggi, kalibrasi ini bisa dilakukan kurang dari tiga bulan. Kamu bisa melakukan kalibrasi ini bila discharge/charge cycle sudah mencapai empat puluh dari saat terakhir kali kalibrasi.
Apa yang Sebaiknya Dilakukan?
Jadi dari sejumlah hal di atas bisa disimpulkan bahwa agar baterai Li-ion tahan lama alias umurnya panjang, sebaiknya kamu melakukan sejumlah hal berikut ini:
� Gunakan baterai dan alat pengisi ulang yang dilengkapi dengan pengaman yang benar.
� Jangan sampai kandungan energinya habis baru melakukan pengisian ulang baterai.
� Jangan mengisi ulang baterai sampai penuh.
� Kalau mengisi ulang baterai sampai penuh, charger harus segera dilepas.
� Jaga agar suhu baterai Li-ion tidak panas, baik saat digunakan, diisi ulang, maupun disimpan.
� Pakai baterai sampai habis dan lakukan pengisian ulang sampai penuh tiga bulan sekali atau setelah empat puluh discharge/charge cycle.
Nah, semoga dengan langkah-langkah di atas, baterai kamu bisa panjang umur.� Jangan sampai kandungan energinya habis baru melakukan pengisian ulang baterai.
� Jangan mengisi ulang baterai sampai penuh.
� Kalau mengisi ulang baterai sampai penuh, charger harus segera dilepas.
� Jaga agar suhu baterai Li-ion tidak panas, baik saat digunakan, diisi ulang, maupun disimpan.
� Pakai baterai sampai habis dan lakukan pengisian ulang sampai penuh tiga bulan sekali atau setelah empat puluh discharge/charge cycle.
Sumber : PCplus
Cara buat nama twitter kosong | twitter hantu/blankname
![]() |
| simple kok caranya :D |
1 . Pergi Ke ( https://twitter.com/settings/profile )
2 . Ganti Nama Kalian Pakai Font Ini " << " Tanpa Tanda Kutip !
3 . Lalu Simpan Perubahan / Save Changes
4 . Lalu Pergi Ke Profil Kalian
Tarrraaaa Jadi Dehh Hehehehe =D Akun Hantunya
=================================================
Sekian Cara Membuat Akun Hantu Di Twitter . Semoga Artikel Ini Bermanfaat Bagi Kalian , Jangan Lupa Komentar Ya =D Hehhe
3 . Lalu Simpan Perubahan / Save Changes
4 . Lalu Pergi Ke Profil Kalian
Tarrraaaa Jadi Dehh Hehehehe =D Akun Hantunya
=================================================
Sekian Cara Membuat Akun Hantu Di Twitter . Semoga Artikel Ini Bermanfaat Bagi Kalian , Jangan Lupa Komentar Ya =D Hehhe
Rabu, 22 Januari 2014
Tips Password Login di Windows 8/8.1 Biar nggak Lupa
Lupa password
Jika ini terjadi pada saat hendak masuk (login) ke Windows 8/8.1, coba manfaatkan Windows Password Hint. Hint tersebut akan muncul saat kamu salah memasukkan password. Jika Windows Password Hint tidak membantu, ada cara lain yang bisa dilakukan yaitu dengan melakukan reset password. Cara ini bisa kamu coba menggunakan komputer lain. Buka peramban ke alamat https://account.live.com/ResetPassword.aspx. Ikuti langkah-langkahnya dan nantinya kamu bisa melakukan reset password lama dan menggantinya dengan yang baru. Setelah itu barulah kamu bisa melakukan login menggunakan password baru pada Windows 8/8.1.
Lewati mengisi password
Jika komputer yang digunakan hanya dipakai oleh kamu sendiri, mengisi password secara manual tiap kali login terkadang bisa menyebalkan. Untungnya kamu bisa mengakalinya dengan melakukan hal berikut:
- Tekan tombol Win+X, pilih Command Prompt (Admin), ketikkan control userpasswords2 dan tekan Enter.
- Pada jendela User Accounts, hilangkan tanda centang pada user must enter a username and password to use this computer. Arahkan ke username yang kamu miliki dan klik OK. Akan tampil jendela yang mesti kamu isi dengan username beserta passwordnya. Setelah terisi dengan benar, simpan, dan selanjutnya kamu akan langsung login tanpa perlu mengisi password pada login screen.
Langganan:
Postingan (Atom)
